Ini Dia 16 Tol Baru yang Akan Diresmikan Tahun Ini

Ini Dia 16 Tol Baru yang Akan Diresmikan Tahun Ini

BPJT atau Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR menyampaikan rencana penyelesaian sektor konstruksi jalanan tol yang akan siap diresmikan di tahun 2022 dengan total panjang mencapai 332 kilometer. Capaian tersebut meliputi sebanyak 16 jalan tol baru yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Rencana ini diungkapkan oleh Kepala BPJT dan PUPR yakni Danang Parikesit         

Pemerintah Indonesia memang menggenjot pengerjaan jalan tol yang sudah direncanakan dari beberapa tahun terakhir, dengan alasan agar semua hal yang dikerjakan menjadi mudah serta dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah terpencil. Nah, berikut ini adalah rincian jalan tol yang dibangun dan akan segera diresmikan.

Ini Dia 16 Tol Baru yang Akan Diresmikan Tahun Ini

Daftar 16 Jalan Tol Baru

  1.       Jalan tol jalur Lubuk Linggau, Curup dan Bengkulu dengan panjang 16,7 kilometer. Seksi Kota Bengkulu-Taba Penanjung. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  2.       Jalan tol jalur Cibitung, Cilincing dengan panjang 24,65 kilometer. Seksi 2-3 dari Telaga Asih ke Tarumajaya . Untuk BUJT-nya dari 
  3.       Jalan tol jurusan Cinere-Jagorawi dengan panjang 5,5 kilometer. Seksi 2 jalur Pamulang-Limo. Untuk BUJT-nya dari PT Trans Lingkar Kita Jaya.
  4.       Jalan tol jurusan Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu dengan panjang 6,6 kilometer. Seksi jalur 1A, 2A sampai Ujung. Untuk BUJT-nya dariPT Hutama Karya.
  5.       Jalan tol jurusan Serpong-Balaraja dengan panjang 3,6 kilometer. Seksi jalur 1A. Untuk BUJT-nya dari PT Trans Bumi Serbaraja
  6.       Jalan tol jurusan Padang-Pekanbaru dengan panjang 31 kilometer. Seksi jalur Pekanbaru-Bakinang. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  7.       Jalan tol jurusan Jakarta-Cikampek Selatan dengan panjang 8,5 kilometer. Seksi jalur Kutanegara-Sadang. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  8.       Jalan tol jurusan Cileunyi, Sumedang dan Dawuan dengan panjang 49,3 kilometer. Seksi 2 hingga 6, untuk BUJT-nya dari PT Citra Karya.
  9.       Jalan tol jurusan Sigli-Banda Aceh dengan panjang 38,2 kilometer. Seksi 1,5,6 dan untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  10.   Jalan tol jurusan Semarang-Demak dengan panjang 16,3 kilometer. Seksi 2 jalur Sayung-Demak. Untuk BUJT-nya dari PT PP Semarang dan Demak.
  11.   Jalan tol jurusan Indralaya-Prabumulih dengan panjang 64,7 kilometer. Seksi belum ada keterangan lebih lanjut. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  12.   Jalan tol jurusan Ciawi-Sukabumi dengan panjang 11,9 kilometer. Seksi 2 jalur Cigombong ke Badak. Untuk BUJT-nya dari PT Trans Jabar Tol (Persero)
  13.   Jalan tol jurusan Kuala Tanjung-Parapat dengan panjang 38,5 kilometer. Seksi 1, 2 jalur Tebing TInggi menuju Kuala Tanjung. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Marga.
  14.   Jalan tol jurusan Cibitung-Cilincing dengan panjang 7,52 kilometer. Seksi 4 jalur Tarumajaya menuju Cilincing. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  15.   Jalan tol jurusan Cimanggis-Cibitung dengan panjang 3,5 kilometer. Seksi 2 jalur Jatikarya-Cikeas. Untuk BUJT-nya dari PT Hutama Karya.
  16.   Jalan tol jurusan Serpong-Balaraja dengan panjang 5,2 kilometer. Seksi 1A dan untuk BUJT-nya dari PT Trans Bumi

Menurut Danang sampai bulan Juni 2022 ini, total pengoperasian jalan tol di tanah air secara keseluruhan sudah mencapai 2.500 kilometer. Selain itu realisasi terkait jalan tol yang sudah beroperasi dari tahun 2021 sampai akhir 2022 yakni sepanjang 165,99 kilometer persentase pertumbuhan sebesar 18,60 persen. Di akhir 2022 ini ditargetkan jalan tol beroperasi hingga 2.955 kilometer.

Alasan Presiden Jokowi Mengejar Infrastuktur Jalan Tol Baru

Agar mengetahui apa alasan presiden mengejar pembangunan konstruksi jalan tol, nah mari simak ungkapan yang pernah beliau sampaikan di tahun 2019 kemarin. Dimana menurut Jokowi, Pembangunan infrastruktur merupakan bagian sangat penting karena menjadi pondasi untuk sebuah bangsa yang maju.

Oleh sebab itu, pada masa pemerintahannya yang sudah masuk periode kedua ini, Jokowi akan fokus terhadap pembangunan berbagai infrastruktur penting di Indonesia, salah satunya pembangunan jalan tol.

“Hal disini terkait jenis infrastruktur ini bisa seperti akses di desa, entah itu jembatan gantung, jembatan penghubung jalan, jalanan desa, pelabuhan di desa dan lain sebagainya. Infrastruktur tersebut yang membawa masyarakat berkompetisi serta bisa unggul dalam persaingannya oleh negara luar,” Pungkas Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengisahkan tentang dirinya saat bepergian dari Solo ke Jakarta tahun 1985. Di kala itu, beliau menempuh waktu perjalanan sekitar 13 jam dengan menaiki bus kota. Akan tetapi, setelah jalur tol berhasil dibangun, maka waktu perjalanan yang harus ditempuh terpangkas cukup banyak, sehingga berbagai aktivitas pun menjadi lebih mudah serta murah.

Dengan memiliki jalur tol dari Jakarta menuju Solo dengan waktu tempuh hanya 6 jam saja. Itu berarti bisa membuat masyarakat merasakan dampak positifnya, yakni perjalanan lebih mudah, lebih cepat dan juga murah. Selain itu, menurut Presiden Jokowi pembangunan 16 jalan tol baru ini dapat mendorong persaingan berbagai produk dalam negeri dengan berbagai macam produk dari luar negeri.