synergy2000.net – Bagi pemula yang baru merintis usaha pakaian anak-anak, wajib hukumnya mengetahui cara mengelola keuangan yang baik dan benar. Dalam memulai usaha baru, pemula harus pintar mengatur keuangan pribadi dan keuangan bisnis agar tidak tercampur. Kebanyakan dari pelaku bisnis yang keuangannya kacau disebabkan karena tidak bisa mengelola dan sering dicampur dengan keuangan pribadi.

Tidak heran apabila banyak kasus dimana uang usaha dipakai untuk keperluan pribadi dan uang pribadi dipakai untuk menutupi biaya operasional usaha. Agar dapat merealisasikan operasional usaha sesuai anggaran yang dibuat, sangat penting bagi pelaku bisnis untuk tahu cara mengatur dan mengendalikan keuangannya. Berikut tips mengelola keuangan ketika akan merintis usaha jual pakaian anak. 

Simpan Semua Bukti Transaksi 

Pencatatan transaksi membutuhkan dokumen pendukung seperti semua bukti transaksi yang dilakukan. Operasional toko baju anak yang Anda miliki tentu membutuhkan bukti transaksi tersebut. Jadi simpan dokumen pendukung mulai dari faktur, nota, dan sejenisnya sebagai bukti transaksi. 

Adapun fungsi utama dari bukti transaksi adalah mengetahui jenis barang, harga dan kuantitas dari barang yang dibeli dan sebagainya. Meskipun sudah dicatat, sebaiknya semua bukti transaksi yang pernah dilakukan dalam bisnis toko pakaian anak disimpan dalam beberapa tahun kedepan. 

Catat Semua Kegiatan Transaksi

Selain sangat penting, diperlukan juga pencatatan transaksi suatu unit usaha atas apa yang terjadi. Semua kegiatan transaksi toko yang berhubungan dengan detail-detail angka harus dicatat pelaku usaha. Jadi setiap hari, lakukan pencatatan transaksi terhadap semua hal yang berkaitan dengan transaksi toko. 

Berikut ini hal-hal penting yang perlu dicatat dari toko baju anak-anak yang berkaitan dengan kegiatan transaksi. 

  1. Jumlah modal awal yang terpakai saat merintis usaha, apakah modal pribadi ataupun modal yang bersumber dari pinjaman seperti pinjaman online OJK.
  2. Jumlah modal tambahan yang dikeluarkan selama bisnis berlangsung
  3. Dana yang dihabiskan ketika membeli peralatan dan perlengkapan yang menunjang kegiatan bisnis toko pakaian anak.
  4. Modal yang dibelanjakan untuk membeli pakaian anak yang nanti dijual.
  5. Biaya sewa tempat transaksi jual beli atau toko pakaian anak
  6. Biaya operasional yang dikeluarkan selama bisnis berjalan mulai dari gaji karyawan, telepon, listrik, pajak, transportasi dan sebagainya.
  7. Jika terpakai untuk keperluan pribadi jangan lupa dicatat.
  8. Penjualan barang dagang yang sudah memberi pendapatan.
  9. Utang piutang yang muncul dari kegiatan transaksi toko pakaian anak. 

Buat Laporan Keuangan Berkala

Alat mengkomunikasikan perusahaan adalah hasil proses akuntansi dari laporan keuangan atau data keuangan yang akan ditujukan kepada pihak bersangkutan. Singkatnya, antara pihak-pihak berkepentingan dengan perusahaan yang dijalankan dihubungkan dengan alat informasi yang namanya laporan keuangan ini. 

tips kelola keuangan

Hasil proses akuntansi ini dapat menunjukkan kinerja dan kondisi kesehatan suatu usaha, misalnya toko pakaian anak. Antara laporan dagang dan jasa terdapat perbedaan. Berikut merupakan lima poin penting yang harus ada dalam laporan keuangan. 

Daftar Isi laporan Keuangan Toko Pakaian Anak

  1. Balance sheet atau laporan posisi keuangan yang isinya dimulai dengan total harta (aset), modal (ekuitas), utang (liabilitas) dalam satu periode pada toko pakaian anak.
  2. Statement of owner’s equity atau laporan perubahan ekuitas yang isinya tentang perubahan modal dalam satu periode yang terjadi pada toko pakaian anak.
  3. Income statements atau laporan laba rugi yang isinya total rugi atau laba bersih dalam satu periode setelah dikurangi dengan segala biaya beban.  
  4. Statement of cash flows atau laporan arus kas yang isinya terkait dengan arus kas keluar dan kas masuk selama kegiatan bisnis berlangsung.
  5. Notes the financial statements atau catatan laporan keuangan yang digunakan sebagai pendukung informasi terkait semua laporan sebelumnya. 

Baca Juga : Hobi Koleksi Action Figure yang Ternyata Juga Sebagai Investasi

Memisahkan Uang Usaha dan Uang Pribadi

Sangat penting memisahkan antara uang hasil pendapat usaha dengan uang miliki pribadi (pelaku bisnis). Kedua uang tersebut tidak boleh sampai tercampur aduk. Jika dipisah, Anda lebih mudah melakukan evaluasi dan identifikasi terhadap hasil bisnis toko pakaian yang dijalankan. 

Jika tidak bisa menghindari untuk tidak menggunakan uang usaha, maka lakukan pencatatan atas setiap jumlah uang yang terpakai. Dengan demikian, pemilik usaha akan mengetahui perubahan modal dari rekapan laporan keuangan yang dilakukan. 

Peraturan ini juga berlaku untuk sebaliknya. Jika uang pribadi Anda terpakai untuk menutupi biaya operasional toko pakaian anak, maka jangan lupa mencatat setiap uang yang terpakai. Dengan demikian, pertambahan modal lebih mudah diidentifikasi pada proses pembuatan laporan keuangan nantinya. 

Kelola Hasil Pendapatan dari Usaha 

Laporan laba rugi dan catatan transaksi dapat membantu pelaku bisnis mengetahui jumlah pendapatan dari hasil usaha yang dikerjakan. Kelola dengan baik hasil pendapatan yang diperoleh dari jual pakaian anak tersebut. Biaya operasional seperti gaji karyawan tagihan listrik, pajak dan sebagainya akan dibayarkan dengan hasil pendapatan tersebut. 

Jika ingin pendapatan meningkat drastis, maka jual pakaian anak berkualitas tinggi namun harga tetap terjangkau. Manfaatkan uang tersebut untuk kegiatan promosi baik online maupun offline agar bisnis yang Anda rintis semakin dikenal masyarakat luas. 

 

Tagged : # # # #

admin