synergy2000.net – Ketika perusahaan baru dirintis, mungkin keuangan bisa dikelola sendiri. Namun ketika bisnis semakin berkembang instrumen keuangan juga makin rumit. Untuk itulah banyak yang menggunakan jasa penasihat keuangan atau Financial Advisor untuk pengelolaan keuangannya. Di Indonesia sendiri pekerjaan ini identik dengan staf bank atau petugas asuransi, yang akan mengarahkan pada investasi. Dan untuk memilihnya anda bisa simak tips berikut.

Tips Dalam Memilih Dalam Penasihat Keuangan Bagi Perusahaan

  1. Mengenali Kebutuhan Anda

Sebelum anda memilih penasihat keuangan untuk perusahaan, ada baiknya untuk mengenali terlebih dahulu kebutuhan keuangan yang dimiliki. Jika selama ini perusahaan hanya berkutat pada keuangan yang simple maka anda mungkin tak begitu membutuhkan jasa satu ini. Namun seperti yang disinggung sebelumnya, penasihat keuangan ini akan dengan senang hati memberikan masukan terkait dengan investasi atau pengelolaan keuangan anda.

kenali kebutuhan anda

Dan semakin banyak investasi yang dimiliki oleh perusahaan, maka semakin banyak juga kebutuhan anda akan penasihat keuangan. Masalah keuangan memang tidak bisa diserahkan begitu saja kepada yang bukan ahlinya. Terutama jika ini menyangkut keuangan perusahaan yang tentunya begitu banyak urusannya. Untuk itu sebelum anda memilih atau menentukan seorang penasihat keuangan, kebutuhan apa saja yang harus anda penuhi terkait keuangan.

Jika anda sudah mengenali kebutuhan anda, anda juga harus mengetahui tujuan anda nantinya. Kemanakah keuangan perusahaan akan dikelola, apakah untuk menambah investasi atau untuk membuka cabang baru. Tentu saja anda harus merincinya terlebih dahulu agar nanti mudah untuk mengkomunikasikan dengan seorang penasihat keuangan. Karena penasihat keuangan ini nantinya akan mengarahkan agar keuntungan bisa berlipat.

  1. Mencari Informasi Mengenai Penasihat Keuangan

Setelah kebutuhan serta tujuan anda sudah diketahui, maka langkah selanjutnya adalah mencari informasi terkait penasihat keuangan ini. Anda tidak bisa langsung memilih begitu saja jika tidak mencari tahu atau melakukan riset terlebih dahulu. Dalam memilih juga dibutuhkan ketelitian agar nanti perencanaan keuangan perusahaan anda berjalan dengan maksimal. Penasihat ini juga ada yang berdiri sendiri ada juga yang bergabung dengan sebuah badan.

Selain bisa mencari informasi melaluiĀ  internet, anda juga bisa memperhatikan saran dari kolega kolega anda. Dengan rekomendasi, maka anda akan semakin mudah untuk mendapatkan seorang penasihat keuangan. Dalam mencari informasi, anda juga sebaiknya tak terlalu terpatok pada besaran biaya untuk jasa tersebut. Namun juga memperhatikan apakah nantinya penasihat keuangan bisa membantu mengenai pengelolaan keuangan perusahaan.

Baca Juga : Tips Memulai Bisnis Coffee Shop Untuk Mahasiswa

  1. Memperhatikan Kualifikasi

Penasihat Keuangan merupakan orang yang sudah ahli dalam bidang keuangan. Ilmu tersebut tentunya didapatkan dari beberapa pendidikan. Baik pendidikan formal maupun pengalaman yang dimilikinya. Dan anda bisa memastikan hal tersebut melalui sertifikat berlisensi yang dimilikinya. Seorang penasihat keuangan biasanya memiliki sertfikat yang berbeda dan ada beberapa macam yang harus anda ketahui.

Lisensi tersebut bisa terdiri dari Perencana Keuangan Bersertifikat (CFPs), Konsultan keuangan chartered atau ChFCs, spesialis keuangan pribadi atau PFs, Analisis Chartered financial atau CFAS dan juga Analisis bersertifikat manajemen investasi atau CIMAs. Lisensi ini bisa anda pelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan anda nantinya. Semakin sesuai dengan kebutuhan anda maka akan semakin mumpuni dalam menangani keuangan nanti.

  1. Apakah Penasihat Keuangan Indepenten atau Tidak

Hal ini perlu anda pastikan ketika anda akan memilih seorang penasihat keuangan. Dimana penasihat yang bekerja sendiri atau independen akan bekerja lebih terbuka. Selain mereka juga akan memberikan keleluasaan pada anda saat akan mengambil sebuah keputusan. Sebab ada beberapa penasihat keuangan yang bergabung pada sebuah badan lebih mengarahkan pada investasi atau alokasi dana pada badan yang bernaung atau yang berkerjasama.

penasihat keuangan independen atau tidak

Hanya saja jika anda ingin menggunakan jasa penasihat investasi yang sendiri atau independent, maka pengetahuan anda tentang investasi haru luas. Sehingga anda tidak salah dalam mengalokasikan dana pada investasi yang akan memberikan keuntungan. Apalagi dana yang akan dialokasikan merupakan dana perusahaan. Dana ini sebaiknya makin berkembang bukannya mengalami kerugian atau bahkan hilang begitu saja.

  1. Jangan Malu Bertanya

Ketika anda sudah bertemu dengan calon penasihat keuangan yang dirasa cocok, anda jangan malu untuk bertanya. Tanyakan apa saja yang anda rasa belum terlalu mengerti dan memang perlu untuk ditanyakan. Dengan begitu anda akan bisa menilai apakah penasihat tersebut berkompeten atau tidak. Dalam hal ini juga tidak ada salahnya jika anda menanyakan berapa vee yang harus anda berikan dan kapan biasanya dibayarkan.

Financial Advisor akan menjadi mitra yang membantu anda dalam mewujudkan keinginan anda dalam pengelolaan keuangan nantinya. Sehingga anda harus benar benar teliti ketika memilihnya serta tidak gegabah. Lakukan perlahan hingga anda menemukan yang cocok dan terbaik sebagai kandidat calon penasihat keuangan anda. Mengingat yang akan dikelola uang perusahaan maka anda tidak boleh sembarangan atau terlalu terburu buru.

 

Tagged : # #

admin