Strategi Kelola Keuangan untuk Pebisnis Digital

Pengelolaan keuangan itu penting bagi diri kita terlebih jika kita merambah dalam dunia bisnis, pengaturan keuangan yang baik setidaknya akan memberikan solusi – solusi untuk problem usaha kita. Pada prinsipnya sirkulasi keuangan pada usaha yang dijalani akan menjadi penting. Jumlahnya tidak sedikit para pelaku usaha, ketika menghadapi tantangan – tantangan di dunia bisnis. Sebab dunia bisnis juga mengacu pada perkembangan jaman, apabila perkembangan bisnis di jaman sekarang menghendaki untuk upgrade ke digital, maka pengaturan keuangan pun juga ikut merambah ke digital. 

Tips Strategi Kelola Keuangan Untuk Pengusaha Digital 

Banyak pula para pelaku usaha yang gagal dalam perpindahan cara pengaturan keuangan dari cara konvensional ke cara – cara bisnis digital. Oleh sebab itu kami akan memberikan tips beberapa strategi yang mungkin bisa kita lakukan dalam pengaturan keuangan digital. Mari kita simak bersama.

  • Sumber dana yang terbaik 

Sumber dana atau penghasilan penting untuk kita perhitungkan baik – baik. Sumber dana bisa saja dari dalam yang berarti penghasilan kita dari bisnis yang kita jalani dan sumber dana yang dari luar bisnis kita yaitu bantuan sumber dana yang diperoleh dari pinjaman. Ada beberapa plus minus yang kita dapati dari kedua sumber tersebut. Berikut ini kelebihan dan kelemahan dari kedua sumber dana yang apabila kita miliki.

1. Sumber dana dari dalam 

Kelebihan yang ada ketika kita memiliki sumber dana dari dalam yakni dapat digunakan sewaktu – waktu, tidak ada kewajiban untuk membayar bunga ataupun mengembalikan uang yang kita pakai. Kelemahan sumber dana ini jumlahnya terbatas, serta terdapat pertimbangan digunakan sendiri atau untuk hal lain yang lebih menguntungkan sehingga kerap sekali terpakai diluar pengadaan untuk bisnis kita sendiri.

2. Sumber dana dari luar

Kelebihan yang terdapat dari sumber dana dari luar yakni jumlah nominalnya bisa tak terbatas atau bisa diperhitungkan secara pasti. Dapat diperoleh dari beberapa sumber serta bersifat fleksibel. Namun kelemahan yang ada dengan adanya sumber dana dari luar yakni dikenai kewajiban untuk mengembalikan keuangan serta juga dikenai kewajiban untuk membayar bunga.

  • Persiapan keuangan untuk biaya bisnis digital

Langkah yang kemudian kita lakukan ialah mempersiapkan anggaran dari sumber dana yang kita miliki untuk identifikasi biaya yang mesti kita keluarkan untuk bisnis kita dan anggaran – anggaran yang dioptimalkan untuk menunjang kebutuhan yang diperlukan untuk kegiatan yang bersifat digital untuk menunjang bisnis kita di era digital ini.

Penghasilan dan sumber dana yang kita miliki alangkah baiknya apabila kita membuat perencanaan dan pencatatan keuangan penjualan tunai / cash atau penjualan yang sifatnya non tunai dan penjualan digital dengan sistem transfer yang belakangan ini disebut dengan QRIS kode (Quick Response Code Indonesia Stkamurd).

Dimana stkamur kode yang dikembangkan oleh Bank Indonesia yang tujuannya mengintegrasikan seluruh metode pembayaran non tunai di Indonesia yang cukup hanya menggunakan smartphone dengan pemindai kode QR. Seperti dilansir dari website qris.id bahwa QRIS.id tidak hanya untuk pembayaran uang digital namun memiliki keunggulan yang tidak dimiliki penyedia QRIS yang lain. Dengan harga pembuatan QRIS.id dengan sejumlah nominal Rp. 28.000,- akan banyak mendapatkan keuntungan dan kode unik nomor urutan registrasi serta mendapatkan versi softcopy QRIS.id yang dapat di download & dicetak secara mandiri.

  • Memberikan alokasi dana untuk pemasaran digital

Di era teknologi canggih ini kita sebagai pebisnis tentunya juga harus melek digital sebab kompetisi usahanya juga makin beragam dan berkembang. Oleh karenanya salah satu strategi untuk bisa tumbuh dan hidup di era digital ini pun kita juga harus memberikan alokasi dana yang cukup untuk pemasaran digital. Pemasaran digital penting untuk salah satu menaikkan pamor produk kita serta mempromosikan produk ke khalayak yang lebih luas sehingga nantinya memberikan manfaat atau feedback yang berujung pada penghasilan dari bisnis yang kita jalankan.

  • Menabung di beberapa Bank saja

Mengelola keuangan yang serba digital ini tentu juga menjadikan kita harus teliti sebab sirkulasi uang digital yang tidak keliatan ini meski pelaksanaan secara praktek lebih praktis dan mudah namun justru karena mudahnya kita sering memakai jika kita tidak memberi rem tersendiri untuk mencegah kita tidak mengeluarkan biaya – biaya yang diperlukan baik untuk diri pribadi dan untuk usahanya.

Menabung di bank memang diperlukan untuk akses transaksi digital di era zaman ini. Namun tabunglah hanya di beberapa bank saja yang sering dipakai oleh masyarakat khalayak sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya – biaya administrasi dan biaya – biaya transfer dikala dibutuhkan untuk transfer pembelian – pembelian kebutuhan untuk bisnis kita.