synergy2000.net – Perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti sekarang telah banyak memudahkan masyarakat saat hendak bertransaksi. Layanan pinjaman online (fintech) adalah salah satu bukti nyata dari kemudahan transaksi berkat perkembangan teknologi modern tersebut. Di Indonesia sendiri jumlah pinjaman online yang berkomitmen membantu keuangan masyarakat cukup banyak, tentu dengan keunggulannya masing-masing. 

Meskipun gembar-gembor mengumumkan memiliki layanan terbaik, tercepat dan yang paling mudah memberi pinjaman, kenyataannya hingga sekarang masih cukup banyak masyarakat kita yang belum dapat sepenuhnya menaruh kepercayaan terhadap lembaga tersebut. Hal ini dikarenakan maraknya terjadi penjualan data pribadi serta penipuan online yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak diawasi dan terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Tentu yang paling dirugikan di sini adalah para nasabah yang sejak awal tidak mengetahui ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak ambil pinjaman online. 

Oleh sebab itu, kebanyakan masyarakat kita hingga sekarang lebih memilih mengajukan pinjaman ke bank karena dinilai paling aman, meskipun harus ada barang atau aset berharga yang digadaikan. Sisanya lebih memilih meminjam uang kepada sanak saudara ataupun teman terdekat jika sudah benar-benar terdesak. 

Nah, apakah Anda saat ini berencana mengambil pinjaman online? Tunggu dulu, jangan terburu-buru memutuskan. Pastikan sudah memperhatikan beberapa hal berikut supaya pinjaman online yang diambil tidak menyulitkan Anda di masa depan. 

Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Mengambil Pinjaman Online!

Di Indonesia telah hadir berbagai lembaga fintech yang sudah banyak membantu masyarakat mendapat pinjaman. Tidak lagi perlu melewati proses manual yang rumit, karena dengan membuka aplikasi fintech Anda dapat memperoleh bantuan dana tunai dalam waktu singkat. Nah, sebelum benar-benar meminjam uang di salah satu fintech Indonesia, sebaiknya Anda memperhatikan hal-hal seperti berikut agar tidak merugi.

1. Kumpulkan Informasi Sebanyak-banyaknya Tentang Fintech

Dimanapun Anda mengajukan pinjaman, baik itu ke bank atau ke aplikasi fintech, melakukan pertimbangan secara matang adalah hal yang seharusnya dilakukan supaya tidak gegabah dalam mengambil keputusan final. Anda perlu mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang pinjaman online yang dituju. 

hal yang diperhatikan ketika mengambil pinjaman online

Saat melakukan ini, buatlah sebuah daftar yang berisi nama-nama pinjaman online yang memiliki reputasi bagus dan sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Kemudian, bandingkan antara satu fintech dengan fintech lain untuk menemukan yang terbaik dan sesuai dengan keinginan Anda.  

Langkah ini cukup penting dilakukan terlebih dahulu sebelum Anda mengajukan pinjaman online. Pastikan juga fintech yang dimasukkan dalam daftar pilihan sudah dinyatakan legal oleh OJK. 

Baca Juga : Apa Itu Suku Bunga Acuan BI?

2. Membandingkan Jangka Waktu dan Bunga Cicilan

Jangka waktu pengembalian pinjaman online juga perlu diperhatikan bersama bunga cicilan perbulan. Biasanya aplikasi fintech memberikan masa tenor yang cukup bervariasi, mulai  dari 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan juga ada tahunan untuk pinjaman berjumlah besar. Perhatikan dengan baik, apakah masa tenor pinjaman online yang diberikan kepada Anda sudah sesuai dengan ekspektasi atau belum. Anda juga dapat membandingkan bunga cicilan pinjaman online yang harus dibayar tiap jatuh tempo. Jangan sampai salah pilih dan berujung dengan kerugian besar di pihak Anda. Selektiflah dalam memilih aplikasi fintech dengan cara membandingkan jangka waktu pembayaran serta besar bunga yang harus dibayar bersama pinjaman. 

3. Kebijakan Pencairan Dana

Pinjaman online adalah solusi untuk para kreditur yang sedang membutuhkan uang tunai dalam waktu cepat. Maka dari itu, tentu Anda harus memilih aplikasi fintech yang dapat memproses pencairan dana tanpa lama dan berbelit-belit. Jangan sampai saat sedang membutuhkan uang tunai Anda malah terhambat dengan kebijakan pencairan dana dari layanan fintech yang kurang fleksibel serta rumit. 

4. Ketahu Kebijakan Calon Kreditur

Sebagai kreditur atau peminjam, ada beberapa kebijakan atau syarat yang harus dipahami saat Anda memilih pinjaman online. Kebijakan tersebut berkaitan dengan hak dan kewajiban yang diberikan kepada kreditur dan harus disetujui saat menggunakan layanannya. Hal ini sangat harus dipahami karena penting bagi peminjam, dengan begitu di masa mendatang pinjaman yang diajukan ke aplikasi fintech tidak menyulitkan Anda. 

Tips Lancar Mengambil Pinjaman Online

Selain memperhatikan beberapa hal di atas, di bawah ini juga ada beberapa tips yang membantu melancarkan pinjaman online:

  • Tidak memalsukan informasi yang diserahkan pada layanan fintech, dengan demikian proses persetujuan pencairan dana dapat diproses lebih cepat. 
  • Mengambil nominal sesuai dengan kebutuhan, jangan terlalu dibesar-besarkan. Semakin banyak pinjaman yang diajukan maka semakin lama pula Anda bisa melunasi cicilan tersebut bersama dengan bunganya.
  • Cicilan perbulan tidak lebih besar dari 30% pendapatan, tentunya hal ini dapat memberatkan keuangan Anda.
  • Bawa syarat-syarat yang diminta secara lengkap jika ingin segera disetujui pihak fintech. Jika ada satu atau dua dokumen yang kurang, maka pinjaman online Anda bisa saja dibatalkan. 

Itu saja tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan kreditur saat hendak ambil pinjaman online di aplikasi fintech. Sehingga, Anda dapat memilih aplikasi yang tepat dan sesuai kebutuhan setelah menyimak informasi di atas secara lengkap. 

Tagged : # # # #

admin