synergy2000.net – Bank merupakan sebuah institusi keuangan yang dimana perannya tidak dapat tergantikan di dalam kehidupan manusia sehari-hari serta untuk kehidupan bernegara. Semua orang tidak pernah benar-benar lepas dari transaksi bank, entah itu aktivitas pengiriman uang, melakukan pembayaran, sampai pengajuan sebuah pinjaman dana.

Meskipun bank begitu dekat dengan kehidupan manusia, namun masih banyak juga yang tidak terlalu memahami bagaimana proses atau cara kerja suatu bank. Perbankan sendiri menyimpan begitu banyak uang yang bisa saja jumlahnya melebihi yang orang kira. Maka dari itu, pasti kamu bertanya-tanya, dari mana sih keuntungan yang didapat oleh sebuah bank?

Seperti kita ketahui bersama, kehadiran bank adalah untuk melayani konsumen serta menomorsatukan kepuasan para nasabahnya sendiri. Akan tetapi kamu harus tahu dan ingat, bahwa bank merupakan suatu perusahaan yang dimana sebuah keuntungan menjadi tujuan utama dari mereka.

Perusahaan perbankan tidak akan mendapatkan keuntungan jika tanpa memiliki nasabah yang sudah mempercayai uang mereka terhadap bank yang dipilih. Hal tersebut bisa dalam bentuk deposito, tabungan atau sebuah pinjaman, dan bank sendiri membutuhkan modal awal supaya mereka dapat memperoleh benefit mereka sendiri.

Macam-macam transaksi yang kamu lakukan melalui bank seperti pembuatan kartu debit, mengurus kartu kredit, membuka rekening yang baru, sampai melakukan ajuan pinjaman dana merupakan beberapa cara bagi pihak bank untuk memperoleh keuntungan. Terdapat beberapa cara yang diterapkan oleh bank agar memperoleh keuntungan dari bisnis yang sedang dijalankan.

Fee Untuk Biaya Perbankan

Hal satu ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna jasa bank, apabila kamu memiliki tabungan atau sebuah rekening si sebuah bank. Mulai dari biaya bulanan ataupun biaya untuk setiap transaksi, kondisi tersebut tidak dapat kamu hindari. Beban biaya ini pastinya menjadi salah satu cara pihak perbankan mendapatkan keuntungan. Untuk mengetahuinya, Berikut beberapa macam biaya yang dibebankan kepada nasabah dari pihak bank, simak penjelasannya.

1.       Biaya Akun

Umumnya biaya akun ini sering disebut sebagai saldo mengendap. Saat pertama membuka rekening bank, karyawan bank segera memberitahu adanya minimal saldo yang wajib berada di rekening serta tidak dapat kamu ataupun kamu gunakan. Tentunya saldo tersebut akan menjadi salah satu pendapatan untuk pihak bank.

Nominal saldo yang mengendap di sebuah rekening biasanya berbeda-beda untuk setiap banknya, dan bahkan pada salah satu bank memiliki perbedaan nominal saldo mengendap, dikarenakan adanya perbedaan jenis tabungan. Jika kelas tabungan semakin tinggi, tentu semakin besar juga saldo yang wajib mengendap.

keuntungan perbankan

Biasanya, perbankan di Indonesia menyediakan tiga kelas rekening serta kartu debit yang berbeda yakni Silver, Gold dan Platinum. Tersedia juga akun khusus yakni akun prioritas biasanya akan diperuntukan untuk nasabah golongan atas.

Selain itu sumber keuntungan yang didapat oleh bank yakni berupa potongan setiap bulannya dari semua akun rekening aktif. Bahkan apabila kamu tidak melakukan transaksi atau menabung di rekening tersebut tapi status akunnya aktif, saldo kamu akan tetap terpotong per bulannya.

2.       Biaya Kartu ATM

Setiap bulan terdapat dua jenis potongan, pertama potongan akun rekening, kedua potongan dari kartu ATM. Meski begitu, nominal potongan untuk kartu ATM jauh lebih kecil dari potongan akun rekening. Jika level kartu kamu tinggi tentu semakin besar juga potongannya.

3.       Biaya Denda

Menggunakan jasa bank kamu harus siap dengan macam-macam denda. Seperti melewati tempo pembayaran angsuran. Upayakan untuk tidak terlambat ketika membayar angsuran pinjaman. Pihak bank tidak akan memberi toleransi sedikitpun, dan biaya denda wajib kamu bayar agar masa pinjaman tetap berjalan dengan lancar.

Baca Juga : Cara Mengatur Keuangan Bisnis yang Dijalankan Dengan Pasangan

4.       Biaya Komisi

Melakukan investasi dengan bank memang termasuk aman, akan tetapi resiko yang akan dihadapi iyalah kamu wajib membayar dana komisi yang cukup mahal. Saat transaksi kamu sukses, kamu wajib memberi komisi terhadap broker bank karena sudah membantu kamu. Tidak jarang, biaya untuk broker bank sendiri jauh lebih besar daripada broker lainnya.

5.       Biaya Pengajuan

Saat kamu melakukan ajuan berupa pinjaman dana, pihak bank akan memberi beban biaya pengajuan kepada kamu. Hal tersebut umumnya dilakukan untuk angsuran rumah, tapi juga bisa terjadi pada pengajuan pinjaman atau angsuran lain.

6.       Biaya Transfer

Melakukan transaksi pengiriman uang lewat bank merupakan salah satu aktivitas yang hampir dilakukan setiap orang dalam satu hari. Apabila rekening kamu dan rekening tujuanmu bukan dari perusahaan bank yang sama, tentunya si pengirim akan dikenakan biaya transfer.hal ini tentu menjadi salah satu cara bagi pihak bank untuk mendapatkan keuntungan.

7.       Biaya Pengganti Buku Rekening dan Kartu

Sebagian orang pasti akan mengalami peristiwa kerusakan ATM atau buku rekening. Apabila ini terjadi, tentu kamu akan datang ke bank untuk meminta dibuatkan yang baru. Dengan begitu, kamu akan dikenakan biaya lagi untuk jumlah tertentu. Hal ini juga menjadi salah satu cara perusahaan perbankan meraih keuntungan.

 

 

 

 

 

Tagged : # #

admin