Apa Itu Deposito dan Keuntungannya ?

Kalian yang sering melakukan transaksi di bank pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah deposito. Deposito banyak digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu investasi yang aman dan terpercaya. Instrumen investasi ini cocok untuk kalian yang memiliki tujuan finansial jangka pendek. Biasanya digunakan untuk menyiapkan biaya DP rumah, pernikahan atau biaya persalinan. 

Banyak sekali keuntungan yang bisa kalian dapatkan dengan deposito. Namun sebelumnya, simak dulu pengertian deposito di bawah ini.

Pengertian Deposito

Deposito merupakan produk perbankan berbentuk investasi yang penyetoran dan pencairannya hanya bisa dilakukan di waktu tertentu sesuai yang telah disepakati antara pihak bank dan nasabah. Artinya nasabah cukup menyetorkan uangnya sekali pada awal periode lalu untuk mengambilnya harus menunggu waku jatuh tempo. Apabila nasabah ingin mencairkan uang simpanannya sebelum jangka waktu yang ditentukan maka akan dikenakan denda. 

Jangka waktu atau tenor yang ditawarkan bermacam-macam yaitu mulai 1, 3, 6, 9, 12 bulan bahkan ada bank yang menawarkan masa tenor hinggq 24 bulan. Untuk minimal setoran awal deposito biasanya berkisar mulai dari 5 juta hingga 10 juta rupiah. Besarannya tergantung pada kebijakan masing-masing pihak bank. Deposito sendiri terdapat tiga jenis yaitu sebagai berikut :

  • Deposito Berjangka

Deposito berjangka adalah jenis deposito yang memiliki periode waktu tertentu (masa tenor) untuk pencairannya. jangka waktu tertentu. Masa tenor tersebut ditentukan dari kesepakatan antara pihak bank dengan nasabah. Ada berbagai pilihan periode waktu deposito mulai dari 1, 3, 6, 9, 12, sampai 24 bulan. Bunga deposito berjangka dapat diperoleh langsung ketika tiba masa jatuh tempo maupun disetor secara rutin.  

Deposito jenis ini bisa digunakan atas nama perorangan maupun atas nama lembaga dan yang berhak mengambil atau menarik uang simpanan deposito adalah pihak yang tertulis pada bilyet.

  • Sertifikat Deposito

Sama halnya dengan deposito berjangka, sertifikat deposito juga memiliki periode waktu tertentu. Bedanya, deposito ini berbentuk sertifikat dan tidak alam deposito jenis ini, sertifikat deposito diterbitkan dalam bentuk sertifikat dan tidak terikat pada perseorangan maupun lembaga tertentu. Artinya, sertifikat deposito dapat berpindah tangan kepada siapa pun. Jika kalian menggunakan deposito jenis ini, kalian bisa mencairkan bunganya dengan tiga pilihan yaitu di awal periode, tiap bulan maupun ketika jatuh tempo.

  • Deposito On Call

Deposito jenis ini memiliki jangka waktu yang sangat singkat dibandingkan Deposito Berjangka maupun Sertifikat Deposito. Jangka waktu yang ditawarkan yaitu mulai dari 7 hari sampai dengan 1 bulan. Besaran minimum setoran awal pada Deposito On Call ini sangat besar yakni berkisar 50 juta hingga mencapai 100 juta rupiah. Dan suku bunga yang akan diperoleh jika menggunakan deposito jenis ini dihitung berdasarkan kesepakatan antara pihak bank dengan nasabah.

Keuntungan Deposito 

Setelah mengetahui apa itu deposito dan jenis-jenisnya, berikut ini terdapat berbagai macam keuntungan yang akan kalian dapatkan apabila menggunakan deposito sebagai pilihan berinvestasi.

  • Aman dan terpercaya

Menyimpan uang di bank, baik itu tabungan maupun deposito sudah terjamin keamanannya sejak dulu. Dan yang menjamin uang kalian tersebut adalah LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Kalian tidak perlu khawatir akan tindak pencurian seperti yang bisa terjadi jika menyimpan uang di rumah misalnya.

Dan apabila terjadi hal-hal yang diluar dugaan misalnya, bank mengalami kebangkrutan, uang yang kalian depositokan tetap akan dikembalikan utuh. Jadi uang kalian tidak akan lenyap begitu saja.

  • Tingkat suku bunga tinggi dan didapatkan per tenor

Tingkat suku bunga yang kalian dapatkan lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pada tabungan biasa. Kisaran bunga deposito pada umumnya mulai 3% hingga mencapai 6%. 

Selain itu, kalian tetap bisa mendapatkan hasil bunga deposito secara rutin sesuai masa tenor yang ditentukan. Bunga deposito tersebut akan disetorkan oleh pihak bank langsung ke rekening pribadi.

  • Resiko kerugian kecil

Adanya resiko tren pasar yang fluktuatif tidak akan mempengaruhi suku bunga deposito. Lain halnya dengan bermain saham yang tingkat resikonya jauh lebih tinggi karena tidak bisa dihindarkan dari fluktuasi pasar. Bunga deposito relatif lebih stabil sehingga resiko kerugiannya pun lebih kecil daripada instrumen investasi lainnya.

  • Tidak dibebankan biaya administrasi bulanan

Kalian tidak akan dibebankan biaya administrasi bulanan ketika menggunakan rekening deposito. Saldo yang disimpan pun tidak akan terpotong seperti saat kalian menggunakan rekening tabungan biasa yang dikenakan biaya administrasi mulai 5 ribu hingga 15 ribu rupiah tiap bulan. Pada penggunaan rekening deposito, kalian hanya akan dikenakan pajak yang sudah dipotong otomatis dari suku bunga yang diperoleh.

  • Dapat dijadikan jaminan

Beberapa pihak bank memberikan penawaran untuk menjadikan deposito sebagai agunan atau jaminan kredit. Jadi, ketika kalian ingin mengajukan kredit namun tidak memiliki jaminan maka deposito bisa dijadikan solusinya.